Mamapapa.id
  • Login / Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Kehamilan
    • Program Hamil
    • Perkembangan Kehamilan
    • Melahirkan
  • Parenting
    • Parenting Story
    • Sex & Relationship
    • Berita
  • Bayi Dan Anak
    • Bayi
      • Newborn (0 – 6 Months)
      • 7-12 Months
    • Junior Kids (1-5thn)
    • Makanan Pendamping ASI (MPASI)
    • Nama-nama Bayi
    • Menyusui
    • Penyakit
    • Tumbuh Kembang
    • Perlengkapan Bayi
  • Tools
    • Kalkulator Masa Subur
    • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil
    • Kalkulator Kehamilan, Untuk Menghitung HPL (Hari Perkiraan Lahir)
    • Cek Arti Nama Bayi Online | Aplikasi Cari Arti Nama
    • Perkembangan Bayi
  • Review
    • Try and Review
    • Produk
    • Brand
    • Tempat
    • Review Buku
    • Review Film
  • Event
  • Video
  • Hubungi Kami
    • Tim Mama Papa
    • Iklan dan Kerjasama
    • Kontributor Penulis
  • Home
  • Kehamilan
    • Program Hamil
    • Perkembangan Kehamilan
    • Melahirkan
  • Parenting
    • Parenting Story
    • Sex & Relationship
    • Berita
  • Bayi Dan Anak
    • Bayi
      • Newborn (0 – 6 Months)
      • 7-12 Months
    • Junior Kids (1-5thn)
    • Makanan Pendamping ASI (MPASI)
    • Nama-nama Bayi
    • Menyusui
    • Penyakit
    • Tumbuh Kembang
    • Perlengkapan Bayi
  • Tools
    • Kalkulator Masa Subur
    • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil
    • Kalkulator Kehamilan, Untuk Menghitung HPL (Hari Perkiraan Lahir)
    • Cek Arti Nama Bayi Online | Aplikasi Cari Arti Nama
    • Perkembangan Bayi
  • Review
    • Try and Review
    • Produk
    • Brand
    • Tempat
    • Review Buku
    • Review Film
  • Event
  • Video
  • Hubungi Kami
    • Tim Mama Papa
    • Iklan dan Kerjasama
    • Kontributor Penulis
No Result
View All Result
Mamapapa.id
No Result
View All Result
Home Parenting Kesehatan

Waspada Henti Jantung yang Terjadi pada Maradona

dr. Tiara Eka Mayasari by dr. Tiara Eka Mayasari
Desember 7, 2020
in Kesehatan
0
Ditinjau oleh:dr. Tiara Eka Mayasari
Waspada Henti Jantung yang Terjadi pada Maradona

Pesepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona

Share on FacebookShare on WhatsappShare on line

Akhir November kemarin dunia dikejutkan dengan berita kematian pesepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona, di usia 60 tahunnya. Berita yang beredar Diego meninggal diakibatkan oleh henti jantung.

Dari pernyataan ini adakah yang terdengar aneh? Bukankah setiap keamatian didahului dengan jantung yang berhenti? Lalu apakah yang dimaksud dengan henti jantung seperti yang terjadi pada pesepak bola Maradona?

Apa Itu Henti Jantung

Maksud “henti jantung” yang marak dibicarakan di media sebagai penyebab kematian Maradona adalah cardiac arrest. Sebuah kondisi yang membuat jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Baca Juga: Tetralogy of Fallot; 4 Kelainan Jantung pada Bayi Baru lahir

Mengutip dari laman resmi Indonesian Heart Association, henti jantung adalah hilangnya fungsi jantung untuk memompa darah yang terjadi secara mendadak. Kondisi ini menyebabkan kurangnya oksigen untuk disalurkan ke seluruh tubuh, terutama otak dan jantung itu sendiri.

Bila kurang oksigen ke otak, maka sel-sel otak akan mati dan menyebabkan hilangnya kesadaran serta fungsi otak lainnya. Begitu pun pada jantung, sel-sel pada otot jantung akan kekurangan oksigen dan akan mati. Sel-sel yang telah mati tidak bisa dihidupkan kembali. Karenanya, jika tidak cepat ditangani, kondisi ini bisa berujung kematian.

Jadi, kondisi ini bukanlah suatu penyakit yang bisa dikatakan sebagai penyebab dari suatu kematian, melainkan suatu kondisi yang disebabkan oleh penyakit atau kelainan lain. Apa saja sih penyebabnya? Lalu bagaimana cara kita mengenali gejalanya? Simak yuk!

Penyebab Henti Jantung

Kondisi ini sebabnya banyak, bisa disebabkan oleh penyakit jantung ataupun penyakit lain yang memicu kondisi ini.

Penyakit jantung yang sering menyebabkan kondisi ini adalah penyakit jantung koroner, penyebab lain ada gangguan irama jantung, penebalan otot jantung, peradangan otot jantung, dan gagal jantung baik akut maupun kronik.

Ada juga penyakit non jantung yang dapat menyebabkan kondisi ini, yaitu gangguan metabolik atau elektrolit, penggunaan obat-obatan, keracunan obat, trauma atau kecelaakan pada daerah dada.

Nah, kabarnya henti jantung yang dialami oleh Maradona diakibatkan oleh penumpukkan cairan di dalam kantong paru-paru pada kasus gagal jantung kronik. Tapi hal ini masih akan dikonfirmasi lagi melalui hasil otopsi, mengingat Maradona juga mengonsumsi obat-obatan seperti antidepresan dan antipsikotik.

Gejala Henti Jantung

Kita sudah membahas mengenai pengertian dan penyebab dari henti jantung, namun sebenarnya yang terpenting adalah mengenali gejalanya. Terlambat sedikit saja mendapatkan pertolongan maka berujung kematian.

Pada umumnya, gejala dan pertanda kondisi ini terjadi secara mendadak, seperti:

  • Tiba-tiba hilang kesadaran
  • Denyut nadi tidak teraba
  • Henti napas

Namun, dalam beberapa kasus ada beberapa gejala yang dapat dirasakan penderita sesaat menuju kondisi ini, seperti:

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri pada dada kiri
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Tubuh merasa lemah, atau rasa seperti mau pingsan
  • Jantung berdegup sangat kencang

Gampang-gampang susah ya mengenali gejala kondisi ini. Jika saja Mampaps berhasil mengenali tanda dan gejala di atas, sehingga dapat semakin cepat mendapatkan pertolongan, maka sangat mungkin prognosisnya akan jauh lebih baik.

Baca Juga: Yuk Cari Tahu Penyebab Penyakit Jantung Bawaan Bayi

Mencegah Henti Jantung

Mencegah henti jantung artinya mencegah penyakit-penyakit penyebab henti jantung. Apapun jenis penyakitnya tindakan pencegahan utama untuk penyakit jantung adalah dengan melakukan pola hidup sehat, seperti:

  • Jangan makan berlebihan makanan yang mengandung kolestrol tinggi. Kolestrol yang berlebihan pada tubuh bisa mengendap di pembuluh darah, dan akhirnya menyumbat pembuluh darah di jantung
  • Cegah tekanan darah tinggi, seperti hindari stres, makan makanan rendah garam, banyak minum air putih
  • Konsumsi buah dan sayuran juga bisa memperbaiki kualitas pembuluh darah dan sel-sel di tubuh loh ya
  • Lakukan olahraga rutin, dan
  • Jangan merokok

Namun, apabila Mampaps menjumpai kerabat ataupun orang lain yang langsung jatuh tergeletak, yang kita curigai sebagai henti jantung. Mampaps bisa melakukan tindakan pencegahan agar kondisi ini tidak berlanjut pada kematian, yaitu dengan cobalah untuk memanggil dan membangunkan orang tersebut. Bila tidak kunjung bangun segera panggil bala bantuan, dan kalau memang bisa lakukanlah pertolongan pertama yaitu kompresi jantung dan paru (CPR) ya.

Tags: Featured

Related Questions

Previous Post

Jangan Abai, Ini Aturan Pemakaian Masker Terbaru dari WHO!

Next Post

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Terbaru 2021!

dr. Tiara Eka Mayasari

dr. Tiara Eka Mayasari

Meraih gelar dokter umum dari Universitas Sriwijaya pada Tahun 2017. Saat ini sedang menjadi full time mother dari 1 orang anak. Memiliki minat di bidang kedokteran dan kesehatan umum, serta tumbuh kembang anak.

Related Posts

bayi terlilit tali pusar
Kehamilan

Seberapa Bahaya Bila Bayi Terlilit Tali Pusar? Cek Tanda dan Pencegahannya

Februari 21, 2025
Ma, Ternyata Sariawan Ganggu Tumbuh Kembang Anak Lho!
BAYI DAN ANAK

Ma, Ternyata Sariawan Ganggu Tumbuh Kembang Anak Lho!

Februari 21, 2025
Perlukah Vitamin untuk Ibu Hamil? Pahami Ini Dulu!
Kehamilan

Perlukah Vitamin untuk Ibu Hamil? Pahami Ini Dulu!

Februari 20, 2025
Hati-Hati! Ini Makanan Ibu Menyusui yang Wajib Dihindari
Menyusui

Hati-Hati! Ini Makanan Ibu Menyusui yang Wajib Dihindari

Februari 19, 2025
Bosan dalam Rumah Tangga? Jangan Selingkuh, Lakukan Hal ini!
Parents' Story

Bosan dalam Rumah Tangga? Jangan Selingkuh, Lakukan Hal ini!

Februari 14, 2025
Perbedaan Program Hamil Bayi Tabung dan Inseminasi
Kehamilan

Perbedaan Program Hamil Bayi Tabung dan Inseminasi

Januari 13, 2025
Next Post
Perlengkapan bayi baru lahir tersusun rapi

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Terbaru 2021!

Subscribe channel youtube kita!

DMCA.com Protection Status

Tools

  • Cek Arti Nama Bayi Online
  • Kalkulator Masa Subur
  • Kalkulator Kehamilan
  • Perkembangan Bayi
  • Hitung Berat Kehamilan

Kehamilan

  • Program Hamil
  • Perkembangan Kehamilan
  • Melahirkan

Bayi dan Anak

  • MPASI
  • Nama - Nama Bayi
  • Penyakit Bayi

Follow us

Email: hello@mamapapa.id

  • About
  • Join As Contributor
  • Privacy
  • Desclaimer
  • Cyber Policy Guidance
  • Redaksi
  • Event Mamapapa.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Mamapapa.id
SEARCH
  • Login / Sign Up
  • Home
  • Kehamilan
    • Program Hamil
    • Perkembangan Kehamilan
    • Melahirkan
  • Parenting
    • Parenting Story
    • Sex & Relationship
    • Berita
  • Bayi Dan Anak
    • Bayi
      • Newborn (0 – 6 Months)
      • 7-12 Months
    • Junior Kids (1-5thn)
    • Makanan Pendamping ASI (MPASI)
    • Nama-nama Bayi
    • Menyusui
    • Penyakit
    • Tumbuh Kembang
    • Perlengkapan Bayi
  • Tools
    • Kalkulator Masa Subur
    • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil
    • Kalkulator Kehamilan, Untuk Menghitung HPL (Hari Perkiraan Lahir)
    • Cek Arti Nama Bayi Online | Aplikasi Cari Arti Nama
    • Perkembangan Bayi
  • Review
    • Try and Review
    • Produk
    • Brand
    • Tempat
    • Review Buku
    • Review Film
  • Event
  • Video
  • Hubungi Kami
    • Tim Mama Papa
    • Iklan dan Kerjasama
    • Kontributor Penulis
  • Community
  • Sharing
  • Follow us

Copyright © 2018, Mamapapa.id